Ciumbuleuit, Tanah Longsor, Tidak Ada Korban Jiwa

okezone,com
BANDUNG – Aparat kepolisian Polresta Bandung Tengah memeriksa dua orang pengembang dari PT Wahana Bangun terkait longsor yang menimpa enam rumah di Kampung Cisatu RT 4 RW 7, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (6/2/2010).

“Dua orang dari pengembang kita periksa di Polresta Bandung Tengah.
Yang pertama Manajer Ignatius dan satu lagi seorang mandor,” kata Kapolresta Bandung Tengah AKBP I Wayan Supartha kepada wartawan di lokasi kejadian, Sabtu (6/2/2010).

Wayan menambahkan, dugaan sementara penyebab longsor karena tebing di atas rumah warga tak kuat menahan beban karena hujan yang mengguyur wilayah Bandung, sebelumnya.

Ditanya apakah ada unsur kelalaian dari pengembang terkait longsor tersebut, Wayan mengatakan, hal itu masih diselidiki.

“Kita belum bisa menyimpulkan apa-apa karena masih dalam penyelidikan,” ujar Wayan.

Sebelumnya, enam rumah tertimbun longsor tebing perumahan setinggi 25 meter, Sabtu (6/2/2010) dinihari tadi. Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut, namun seorang anak menderita luka.

Keenam rumah yang tertimbun longsor itu masing-masing milik Sutisna, Nana, Sumarna, Suhaya, Agus, dan Asep. Sementara bocah yang terluka bernama Aril (4), putra Sutisna.

Seniman Bandung Bakar Lukisan

Detik.com,  12/02/2010 08:59
Seniman Bandung Bakar Lukisan
Fotografer – Tya Eka Yulianti
Seorang seniman Bandung bernama Ardikana membakar 100 lukisan pribadinya bernilai ratusan juta rupiah di pelataran parkir Pasar Seni, Bandung, Kamis (11/2) malam. Aksi ini dilakukan karena prihatin dengan Pasar Seni di Taman Sari, yang tidak berkembang.

Aksi ini dilakukan Ardikana sebagai bentuk keprihatinan dengan kondisi Pasar Seni Taman Sari yang tidak mendapat perhatian sejak berdiri 2 tahun lalu.

Karena api lama menyebar, seniman Bandung itu pun menyiramkan minyak tanah menggunakan jerigen sehingga api langsung berkobar melalap lukisannya.